Navaswara.com — Suasana stasiun Whoosh sejak pagi tampak lebih sibuk dari biasanya. Penumpang dengan koper, tas ransel, hingga keluarga yang baru menyelesaikan libur panjang terlihat memenuhi area keberangkatan dari wilayah Bandung menuju Jakarta. Momen berakhirnya long weekend membuat arus balik mulai memuncak, dengan mayoritas masyarakat kembali ke ibu kota untuk melanjutkan aktivitas kerja dan pendidikan.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat peningkatan signifikan volume penumpang Whoosh pada Senin (1/6/2026). Hingga pukul 10.00 WIB, penjualan tiket telah melampaui 12 ribu tiket dan diproyeksikan mencapai lebih dari 21 ribu penumpang hingga akhir operasional hari ini.
Menariknya, sekitar 78 persen perjalanan didominasi penumpang dari Bandung menuju Jakarta, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada puncak arus balik libur panjang.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan tingkat okupansi perjalanan dari Bandung menuju Jakarta terus meningkat sejak pagi, terutama pada jadwal keberangkatan favorit siang hingga malam hari.
“Okupansi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta sejak pukul 10.00 WIB hingga sore hari sudah berada di atas 70 persen. Masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemesanan tiket Whoosh khususnya dari channel penjualan online,” ujar Eva.
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KCIC mengoperasikan enam perjalanan tambahan. Dengan penambahan tersebut, jumlah perjalanan Whoosh meningkat dari 62 menjadi 68 perjalanan per hari.
Tambahan layanan itu menghadirkan sekitar 3.600 kursi ekstra sehingga total kapasitas harian Whoosh kini mencapai sekitar 40 ribu tempat duduk.
Selain menambah kapasitas, KCIC juga memperpanjang jam operasional perjalanan dari wilayah Bandung menuju Jakarta. Keberangkatan terakhir dari Stasiun Tegalluar Summarecon menuju Halim yang sebelumnya tersedia hingga pukul 21.05 WIB kini bertambah menjadi pukul 21.20 WIB. Sementara keberangkatan terakhir dari Padalarang menuju Halim diperpanjang dari pukul 21.23 WIB menjadi pukul 21.38 WIB.
Adapun jadwal tambahan yang disediakan meliputi:
Tegalluar Summarecon – Halim
- 15.20 WIB
- 18.25 WIB
- 21.20 WIB
Padalarang – Halim
- 15.38 WIB
- 18.43 WIB
- 21.38 WIB
KA Feeder Bandung – Padalarang
- 15.02 WIB
- 18.09 WIB
- 21.00 WIB
KCIC juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan berbagai kanal digital dalam melakukan pemesanan tiket guna menghindari kehabisan kursi pada jadwal favorit. Tiket Whoosh dapat dibeli melalui aplikasi Whoosh, situs resmi KCIC, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, hingga Trip.com.
Menurut Eva, penambahan jadwal perjalanan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi masyarakat yang ingin kembali ke Jakarta tanpa harus terburu-buru mengakhiri masa libur.
“Kami mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan perjalanan Whoosh tambahan, cek ketersediaan tempat duduk dan segera melakukan pemesanan tiket secara online agar memperoleh jadwal perjalanan yang sesuai kebutuhan,” katanya.
Selain mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, peningkatan jumlah penumpang Whoosh selama periode libur panjang juga menjadi indikator positif bagi sektor transportasi dan pariwisata. Tingginya pergerakan masyarakat antara Jakarta dan Bandung menunjukkan semakin kuatnya peran transportasi cepat dalam mendukung aktivitas ekonomi, wisata, dan konektivitas antardaerah.
Dengan kapasitas yang diperluas dan jadwal yang lebih fleksibel, KCIC berharap arus balik long weekend dapat berlangsung lancar, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna layanan kereta cepat Whoosh.
Sudah merencanakan perjalanan kembali ke Jakarta? Pastikan tiket Anda telah dipesan lebih awal dan ikuti terus informasi terbaru seputar transportasi, ekonomi, pariwisata, dan pembangunan nasional hanya di Navaswara.com.

