Prabowo Ungkap Transformasi Besar RI: Sekolah Digital hingga Danantara Dikebut

Navaswara.com – Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah program transformasi nasional yang diklaim akan memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

Salah satu fokus utama pemerintah adalah percepatan digitalisasi pendidikan. Hingga akhir 2025, lebih dari 280 ribu layar interaktif pintar telah didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Prabowo menargetkan seluruh ruang kelas nantinya memiliki perangkat tersebut agar materi pelajaran bisa diakses kapan saja.

“Digitalisasi ini juga membuka peluang pembelajaran jarak jauh, terutama bagi sekolah di wilayah terpencil agar tetap mendapat akses pendidikan berkualitas,” ungkap Prabowo dalam forum Business Summit saat kunjungan kerja di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2).

Respons siswa, guru, hingga orang tua disebut cukup positif sejak program berjalan.

Di sektor ekonomi, Prabowo turut menyoroti pembentukan BPI Danantara untuk mengonsolidasikan aset negara sekaligus mempercepat hilirisasi industri.

Pemerintah membidik 18 proyek hilirisasi mulai berjalan tahun ini, termasuk proyek pengolahan sampah menjadi energi senilai sekitar 3 miliar dolar AS.

Prabowo menilai Indonesia berpotensi menjadi pasar sekaligus basis produksi strategis bagi investor global, didukung pembangunan infrastruktur, konektivitas rantai pasok, serta transisi energi yang realistis.

“Setiap proyek strategis tetap mempertimbangkan kelayakan ekonomi, pembiayaan sehat, dan manfaat jangka panjang agar transformasi berjalan cepat namun tetap terukur,” pungkasnya.